Millenial Quranic Academy Aqsyanna (MICCA) adalah sebuah wadah bagi para millenial (atau sekarang lebih banyak gen Z) untuk meningkatkan kualitas diri dari segi ilmu, adab, dan soft-skills agar menjadi lebih baik sesuai dengan tuntunan Al-Quran, Syariat, dan Sunnah. Micca merupakan bagian dari Rumah Quran Aqsyanna yang berada di Ciputat, Tangerang Selatan.
Aqsyanna sendiri adalah akronim dari Al-Quran, Syariat, dan Sunnah. Kabarnya, Rumah Quran ini milik seorang warga negara Inggris yang mualaf. RQ Aqsyanna baru diresmikan dan terbuka untuk umat pada hari Rabu, 22 Januari 2020. Ada banyak program keren dan bermanfaat di sana, salah satunya adalah kelompok panahan Tree Archery.
Kemarin pada hari minggu, 4 September 2022 aku datang ke sana untuk memulai program Micca. Sebenarnya kemarin itu adalah kedatanganku untuk yang kedua kalinya. Sepekan sebelumnya aku datang ke sana untuk mengikuti acara seminar yang diisi oleh mas Razi Thalib. Aku sangat beruntung minggu lalu karena berkesempatan duduk di panggung bersama mas Razi Talib.
Sebabnya adalah aku mengangkat tangan ketika mas Razi Thalib bertanya adakah yang ingin duduk bersama beliau di depan. Saat itu hanya ada dua peserta yang mengangkat tangan, yang satu lagi adalah seorang laki-laki dari panitia penyelenggara yang sedang bertugas menjadi videographer.
Ya walaupun hanya sekedar duduk, aku merasa sangat bersyukur. Karena pada sesi itu aku seperti duduk di salah satu check-point dalam perjalanan hidupku. Aku merasa ajaib ketika mas Razi Thalib bercerita tentang penting atau tidaknya aku duduk di sana. Bisa jadi tidak ada artinya, bisa jadi itu adalah yang mereka sebut dengan butterfly effect. Kepakan sayap kupu-kupu di satu belahan bumi yang menghasilkan badai di belahan bumi yang lain. Sesuatu yang sangat sederhana menjelma jadi sesuatu yang sangat besar.
Mas Razi Thalib bilang kalau, bisa jadi kehadiranku pada hari itu adalah awal perjalananku untuk tampil di publik untuk menyampaikan kebenaran dan manfaat. Bisa jadi dengan momen yang terjadi pada hari itu aku menjadi seseorang yang besar dan bermanfaat luas di masa depan. Seseorang yang menginspirasi ratusan, ribuan, bahkan jutaan orang untuk bergerak dalam kebaikan. Aku mengaminkan sekali apa yang beliau ucapkan itu. Aku meyakininya dan isyaAllah terwujud.
Kemarin aku datang lagi ke Aqsyanna, menghadiri first gathering untuk program Micaa selama 6 bulan ke depan. Micca punya kurikulum pokok dan juga tambahan. Kurikulum pokoknya ada tiga, yaitu akidah, character building, dan juga life skills. Lainnya adalah pelajaran tahsin, Bahasa Arab, dan juga klub panahan.
Aku berencana untuk ikut kelas bahasa Arab meski aku sangat ingin ikut klub panahan. Dan ku rasa aku bisa lebih bermanfaat di program lesswaste karena aku punya ketertarikan dan keserasian prinsip dengan program itu. Aku juga ingin sekali punya wadah untuk ambil bagian dalam pengelolaan sampah dan juga mengedukasi masyarakat untuk refuse, reduce, reuse, recycle, dan rot.
Acara gathering kemarin cukup menyenangkan. Aku bertemu beberapa kenalan baru yang asik diajak ngobrol. Aku berencana untuk menjadi a very good follower di Micca. Aku ingin mencari sosok-sosok yang bisa ku andalkan menjadi pemimpin. Aku ingin mempraktekkan ilmu yang aku tau dari buku-buku yang telah kubaca. Tentang menjadi pendukung yang baik, menjadi pendengar yang baik, menjadi anggota tim yang dapat diandalkan, dan juga menjadi bawahan yang baik.
Semoga Allah ridho dengan yang aku lakukan ini, aamiin.
![]() |
| Bersama kenalan baru: Febi dan Sayyida |


Komentar
Posting Komentar