Oohallo teman internetku yang entah setia entah tidak, tapi tak apa-apa.. siapa peduli mau setia mau tidak..
Baiklah saya akan review buku lagi, kali ini adalah sebuah novel. Judulnya Rembulan Tenggelam di Wajahmu, karya bang Tere Liye. Novel ini udah lumayan berumur. Cetakan pertamanya terbit bulan Februari tahun 2009, which was 10 tahun lalu. Buku yang saya baca ini adalah cetakan ke 31, yaitu Maret 2017. Saya dapatkan buku ini dari meminjam dari sepupu.
Seperti bentuk novel pada umumnya, buku ini berdimensi 21x13 cm, dan hanya ada 426 halaman tanpa embel-embel apapun. Tak ada daftar isi dan bla-bla-blanya. Saya membaca buku ini hanya sekitar 4 hari (karena lagi pengen aja). Saya mengkhususkan waktu sekitar 2 jam untuk membaca novel ini selama 4 hari itu.
Isinya cukup menarik. Mengambil sudut pandang orang ketiga serba tau, bang Tere Liye mencoba menggambarkan bagaimana tokoh di novel ini Rey/Raihan yang berkesempatan me-rewind cerita hidupnya.
Rey yang sekarang telah memasuki usia senja dan sedang menjalani perawatan karena komplikasi penyakit, "bertemu" dengan seorang pria berwajah menyenangkan yang membawanya kembali mengingat masa-masa hidupnya. Mulai dari masa kecilnya di panti, tumbuh di jalanan, kerja carut-marut, pindah-pindah tempat tinggal, memulai hidup baru, menikah, kehilangan, dikhianati, dan sebagainya.
Perjalanan masa lalu itu dituntun oleh 5 buah pertanyaan yang tak pernah Rey temukan jawabnya selama hidup. Novel ini menceritakan tentang sebuah sebab akibat atas segala kejadian yang dialami Rey. Tentang besar kecil nilai sebuah perbuatan yang hanya langit yang bisa menentukan.
Bagi saya pribadi yang sudah membaca banyak novel-novel bang Tere Liye yang lain, novel ini cuma mendapat rating 3 dari 5 bintang. Terkesan biasa, tapi lumayan banyak juga pengalaman yang bisa dipetik. Terutama dalam hal memaknai hidup dengan kaca mata yang lebih luas.
Oke, mungkin segitu aja kali ya reviewnya. Lebih jelasnya silahkan baca novelnya langsung. mayanlah buat rehat sejenak dari per-hectic-an dunia yang tak mau berhenti berputar ini. Sampai jumpa di tulisan ala-ala lainnya~

Komentar
Posting Komentar