Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Untuk Anak-anakku

Halo, Nak. Assalamualaikum. Jika kamu membaca ini, maka sampailah sudah tujuan tulisan ini dibuat. Ibu sengaja menulis ini untuk bercerita beberapa hal kepadamu. Ada hal-hal yang ingin ibu ceritakan, ibu menulisnya karena ketika kamu sudah besar nanti pasti ibu akan lupa untuk menceritakannya. Jadi tolong baca dengan baik ya, Nak. Inilah cerita ibu apa adanya, ibu harap kamu bisa menikmatinya. Hai Anakku, semoga kamu sedang bahagia ya, rasanya ibu ingin ikut tersenyum saat kamu tersenyum membaca tulisan ini. Kamu tentu tau nama ibu, mungkin juga kamu sudah mendengar langsung dari ibu bagaimana nama itu meruntuhkan dan membangun mental ibu dalam menjalani hidup. Ibu sedikit penasaran dengan namamu. Saat ini ibu memikirkan beberapa nama seperti Marissa, Alana, Alivia, Gara, Arslan, Meira, Geanina, Maryam, ... apa namamu termasuk yang itu? Ah, sepertinya ibu menghayal terlalu jauh. Saat ini untuk menikah pun ibu belum punya rencana. Bapak kamu pun belum tampak tanda-tandanya, ibu belum pu...

Sadar Kaya

Halo lagi teman internett.... kembali lagi ke blog ala-ala aduhai ini, hehe... Semoga kamu sedang dalam keadaan sehat dan bahagia yaa... aamiin. Kali ini saya akan kembali menulis tentang review buku. Sudah lama ternyata saya tidak nulis review buku. Bukannya nggak sempat atau nggak punya waktu, ya... lagi males aja orangnya, hihi... Di bulan maret kemaren saya baca lebih banyak buku dari biasanya. Normalnya saya baca 3-4 buku dalam satu bulan, kemaren saya bisa menyelesaikan 6 buku ditambah 1 buku yang mulai dibaca pada tanggal 29. Entah kenapa, rasanya saya sedikit tinggi hati aja gitu karena bisa mengubah waktu yang biasanya saya habiskan untuk mentengin sosial media, jadi dipake buat baca buku. Okgeh, langsung aja ke pembahasan kali ini, yaitu buku yang judulnya Sadar Kaya dari pak bossman Mardigu WP. Buku ini pertama kali terbit pada tahun 2015. Buku yang saya pegang adalah terbitan Santara pada tahun 2019. Ukuran kertas A5, softcover, 240 + vi halaman. Semua manusia sama-sama mem...

Teman Baik

Sejauh yang bisa saya ingat, rasanya sudah lama sekali saya menginginkan seorang teman baik. Teman yang efisien dan berpengetahuan luas, berani bertindak dan suka tantangan, mau menegur bila saya salah, tidak segan menyeret dan memaksa bertaubat ketika saya sedang tidak waras, menganggap saya berarti, setia, selalu bertumbuh, punya attitude yang baik, dan sebagainya. Saya berpikir bahwa akan sangat nyaman bila memiliki teman baik. Orang yang bisa kita percaya nyaris 100%, dan begitu pula sebaliknya. Saya memasang banyak sekali kriteria untuk orang yang boleh menjadi teman baik. Ya, saya sepemilih itu. Sebagai manusia normal, tentu saja kita menginginkan semua yang baik-baik. Namun kelirunya, saya malah fokus pada hal-hal yang tidak bisa saya kendalikan. Saya menginginkan ini dan itu pada orang lain, menuntut banyak hal, tanpa menyadari bahwa diri saya sendiri masih banyak kurang ini dan itu. Saya kembali berpikir, berani-beraninya saya menginginkan banyak kualitas pada orang lain ...

Makna Cinta Bagi Matahari

Dalam sebuah buku yang saya baca bulan lalu, ada satu kalimat yang begitu terngiang di kepala. Yaitu tentang makna cinta bagi sang matahari, cinta yang ia tujukan kepada bumi. Bunyinya kira-kira begini, "Aku memberi kehidupan dan kehangatan bagi bumi, dan bumi memberiku alasan untuk hidup." Sekilas saya tentu setuju dengan sang matahari. Saya juga merasakan bahwa cinta itu hanyalah tentang memberi. Cinta tetaplah cinta walau tak pernah dibalas, tetap cinta bahkan walau tanpa diketahui orang yang kita cintai. Namun saya sadar bahwa saya bukanlah matahari. Saya masih ingin cinta saya dibalas, atau setidaknya dihargai. Ternyata saya belum bisa memberikan cinta yang begitu bulat sempurna seperti yang dilakukan matahari. Saya jadi teringat akan sebuah lagu anak-anak yang bercerita tentang kasih seorang ibu. Saya lalu bertanya dalam hati, apa benar kasih ibu itu tak terhingga sepanjang masa? hanya memberi, tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia? Andai apa yang dikataka...