Langsung ke konten utama

Sadar Kaya


Halo lagi teman internett.... kembali lagi ke blog ala-ala aduhai ini, hehe... Semoga kamu sedang dalam keadaan sehat dan bahagia yaa... aamiin.

Kali ini saya akan kembali menulis tentang review buku. Sudah lama ternyata saya tidak nulis review buku. Bukannya nggak sempat atau nggak punya waktu, ya... lagi males aja orangnya, hihi...

Di bulan maret kemaren saya baca lebih banyak buku dari biasanya. Normalnya saya baca 3-4 buku dalam satu bulan, kemaren saya bisa menyelesaikan 6 buku ditambah 1 buku yang mulai dibaca pada tanggal 29. Entah kenapa, rasanya saya sedikit tinggi hati aja gitu karena bisa mengubah waktu yang biasanya saya habiskan untuk mentengin sosial media, jadi dipake buat baca buku.

Okgeh, langsung aja ke pembahasan kali ini, yaitu buku yang judulnya Sadar Kaya dari pak bossman Mardigu WP. Buku ini pertama kali terbit pada tahun 2015. Buku yang saya pegang adalah terbitan Santara pada tahun 2019. Ukuran kertas A5, softcover, 240 + vi halaman.

Semua manusia sama-sama memiliki otak, sama-sama punya hardware untuk berpikir. Namun nasib beda, ada yang kaya dan ada yang hidup serba sempit. Yang membuat nasib berbeda ini adalah softwarenya, pola pokirnya.  

Ide utama dari buku ini adalah tentang mindset kaya (prosperity consciousness). Bagaimana pola pikir kita biar bisa hidup makmur bahkan lebih dari itu. Pembahasannya tentang cara kerja otak, hubungan gelombang vibrasi antar manusia, kekuatan keyakinan, kekuatan presepsi dan visualisasi, tentang minset yang harus diubah, dan semacamnya.

Membaca buku ini serasa sedang ikut seminar motivasi. Banyak teori dan pengalaman penulis yang bisa menjadi inspirasi dan pelajaran.

Beberapa hal baru juga saya temukan di buku ini, tapi sayang pembahasannya kurang komprehensif. Kita kurang mendapatkan teorinya secara keseluruhan, hanya sepotong atau instan-instan. Bagusnya, saya jadi penasaran dan termotivasi untuk mencari teori-teori itu dari buku lainnya, dari pencetus teori originalnya.

yeah, mungkin itu aja yang mau saya tulis, hihi... sampai jumpa~

Komentar