Sore ini aku belajar sesuatu tentang kesabaran dan konsistensi. Tentang proses seseorang yang membelah tembok dengan paku dan palu. Bahwa dia harus sabar dan konsisiten melakukan pukulan demi pukulan yang sama sekali tidak ada hasilnya. Tidak menunjukkan progres apa-apa.
Dibutuhkan puluhan bahkan ratusan pukulan, hingga pada satu titik, dimana satu pukulan saja, telak membelah dan merubuhkan tembok yang kokoh itu.
Komentar
Posting Komentar