Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Tinggal Pilih

Saya teringat pesan nenek saya dahulu, saat saya beralasan ini itu untuk tidak pergi mengaji subuh. Saya bilang saya mau saja pergi ngaji subuh, tapi saya sedang tidak enak badan, saya juga masih ada PR yang belum selesai, saya bilang bisa saja guru ngajinya nggak dateng, bisa saja teman saya juga nggak pada dateng karena kami ada PR, saya begini, saya begitu.. Biarpun demikian, saya tetap meyakinkan nenek bahwa saya mau mengaji. Saya tidak mau nenek menganggap saya malas mengaji. Saya juga tidak mau berdosa karena bolos mengaji. Tanggapan nenek waktu itu hanya dengan sebuah pernyataan. Kira-kira begini katanya: " Nak? Pe tak nak? Kalu nak, seribu daye. Kalu tak nak, seribu dalih. " Jika ditranslate ke bahasa Indonesia, artinya adalah: "Mau? Atau tidak mau? Kalo mau, akan ada seribu cara. Kalo nggak mau, akan ada seribu alasan." Sekarang ini baru saya mengerti makna dari kata-kata itu. No Excuse . Jika kita benar-benar menginginkan sesuatu, jika kit...

Potek Urang Teh

Haloo teman internet.. keur potek urang teh.. kalo ditranslate ke bahasa Indonesia, itu artinya: lagi patah hati nih saya. Yeah, saat ini saya sedang patah hati. Kenapa eh kenapa? Karena eh karena, saya ditolak oleh 5 orang sekaligus! woah.. emang ngapain sampe ditolak 5 orang? Gini ceritanya, Pas kemaren hari selasa tanggal 14 Januari saya ikut kelas TFM. Sejenis kelas pembentukan mindset pengusaha sekaligus perencanaan membangun dan mengembangkan usaha masing-masing. Disana saya kembali tercerahkan dan recharge semangat buat serius bikin usaha. Disana semua peserta juga sempat ditanya udah punya usaha apa atau mau mengembangkan usaha di bidang apa? Semua orang menyebutkan bidang usaha yang pengen mereka kembangkan. Kecuali saya, saya sangat tidak pede karena saya takut cuma omong kosong lagi yang keluar dari mulut saya. Lalu setelah acara itu selesai. Saya lanjut datang ke rumah salah satu guru kehidupan saya. Disana saya cerita tentang diri saya yang plan bisnisny...

Menjadi Relawan Banjir Tahun Baru

Kali ini saya mau sedikit share pengalaman pas ikut nganterin bantuan buat korban banjir dan tanah longsor di awal tahun baru 2020. Kami membuka penggalangan dana secara online, membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin membantu para korban. Berupa materi seperti pakaian, obat-obatan, makanan, uang, dll. Alhamdulillah donasi yang terkumpul lumayan banyak. Berupa uang sekitar 25 juta dan juga pakaian.  uang itu kemudian kami belanjakan barang-barang kebutuhan korban banjir. Seperti makanan, selimut, handuk, peralatan sholat, popok bayi, genset, dll. Kegiatan kami terbagi menjadi 3 agenda. Yaitu ke Tangerang, Bekasi, dan Kabupaten Bogor. Perjalanan pertama kami mulai pada hari kamis tanggal 2 Januari. Sebelum berangkat ke lokasi bencana, kami berbelanja dulu kebutuhan korban banjir yang akan disalurkan. Saat itu kami baru mulai gerak buat belanja sehabis magrib.  keseruan berbelanja kebutuhan korban banjir Kami selesai berbelanja hampir jam 9 malam. Lalu la...

Teman Per-ibu-ibu-an

Haloo lagi internet! Apa kabar? Masih sehatkan jiwamu? Tetap kuat yaaa. Hidup ini kadang memang tidak mudah. Jangan menyerah, terima kasih untuk tidak menyerah, saya bangga dengan mu. Oke, kali ini cerita saya adalah tentang teman-teman per-ibu-ibu-an pengajian. Saya pertama kali bergabung dan mengenal mereka dalam kegiatan belajar tahsin di  masjid Al-Mujahidin Pamulang. Kami sama-sama menuntut ilmu untuk memperbaiki bacaan Al-quran setiap sabtu pagi dari jam 06.00.  Pertemuan rutin setiap pekan ini lama-lama menjalin ikatan persahabatan yang kuat diantara kami. Kami juga beruntung karena guru kelompok kami adalah ustadzah yang sabar dan pengertian. Tidak terasa sudah 2 semester pembelajaran sudah kami lewati bersama. Dari sama-sama berada di kelas tahsin 1, kemudian lanjut ke kelas tahsin 2, dan sekarang di semester 3 kami sama-sama masuk kelas takhossus. Selain bertemu dan saling berakraban saat di kelas, kami juga beberapa kali sudah membuat acara makan-ma...

Ikut Training PPA (Pola Pertolongan Allah)

dar kiri: bunda Fitri, Mawar, Melis, saya, Teh Ibah Haloo lagi teman per-internet-an duniawikuhh... apa kabar kamu? semoga baik-baik saja ya. Kali ini saya akan cerita tentang pengalaman ikut training PPA alias Pola Pertolongan Allah. Sebenernya saya ikut agenda ini pada tanggal 21 Desember 2019, tapi baru terniat nulis ceritanya hari ini hehe... Oke kita mulai aja. Jadi temen-temen, ini tuh adalah semacam training motivasi untuk menyadarkan kita (umat muslim) biar kembali ke jalan yang benar. Ya, kembali ke jalan yang benar sesuai fitrah seorang muslim. Kembali ke jalan yang benar setelah terombang-ambing di dalam kehidupan per-duniawi-an yang tak jelas pangkal ujungnya ini. Seperti training motivasi pada umumnya, disana saya dibuat nangis, inget dosa, inget Tuhan, ingat mati. Tapi yang paling saya syukuri adalah, kali ini tangis saya bukan sekedar tangisan buaya. Saya merasa training kali ini berhasil menyadarkan saya, sehingga sedikit demi sedikit muncul perubahan pa...